5. Memanfaatkan Waktu Screen Time Terbaik
Setelah seharian terpapar informasi dan notifikasi yang membanjiri, otak Gen Z cenderung lebih reseptif terhadap interaksi sosial pada malam hari. Secara praktis, waktu prime time di media sosial dan game online juga sering terjadi setelah jam 8 malam ke atas.
Secara tidak langsung, nongkrong di malam hari memungkinkan mereka tetap terhubung dengan hype dan isu-isu terkini yang beredar di dunia maya, sambil tetap mempertahankan kontak sosial di dunia nyata. Ini adalah cara seimbang untuk menjalani gaya hidup digital dan sosial.
Jadi, nongkrong sampai malam bagi Gen Z bukan sekadar membuang waktu. Itu adalah strategi survival untuk menyeimbangkan tekanan hidup, mencari inspirasi, dan mendapatkan koneksi manusiawi yang otentik di tengah hiruk pikuk dunia digital. Lain kali kamu melihat kafe atau kedai kopi masih ramai larut malam, ingatlah bahwa itu adalah tempat di mana generasi ini sedang mengisi ulang energi, membangun mimpi, dan menemukan diri mereka yang sesungguhnya.
(Respatih)














