3. Keterbatasan Mata Manusia
Mata manusia memiliki keterbatasan dalam mendeteksi cahaya. Mata kita hanya dapat mendeteksi cahaya tampak, yaitu sebagian kecil dari spektrum elektromagnetik. Banyak cahaya dari bintang yang berada di luar spektrum cahaya tampak, sehingga tidak dapat kita lihat.
4. Efek Redshift
Cahaya dari objek yang bergerak menjauh dari kita akan mengalami pergeseran ke arah panjang gelombang yang lebih panjang (merah). Fenomena ini disebut redshift. Semakin jauh jarak suatu objek dari kita, semakin besar pergeseran merah cahayanya. Akibatnya, cahaya dari galaksi yang sangat jauh akan terlihat lebih redup dan berada di luar spektrum cahaya tampak.
5. Debu Kosmik
Debu kosmik yang ada di ruang angkasa dapat menyerap sebagian cahaya bintang. Namun, jumlah debu kosmik ini sangat sedikit dibandingkan dengan ruang hampa yang sangat luas, sehingga pengaruhnya terhadap tingkat kecerahan ruang angkasa relatif kecil.














