Selanjutnya, terapkan prinsip “tunggu 24 jam”. Ketika Anda menemukan barang yang menarik di toko online, jangan langsung membelinya. Simpan barang tersebut di keranjang belanja dan tunggu selama 24 jam. Seringkali, keinginan untuk membeli hanyalah impuls sesaat. Setelah satu hari, Anda mungkin menyadari bahwa barang tersebut sebenarnya tidak terlalu penting atau Anda sudah memilikinya.
Selain itu, tetapkan anggaran belanja bulanan. Anggaran adalah alat yang ampuh untuk mengendalikan pengeluaran. Tentukan berapa banyak uang yang bisa Anda alokasikan untuk belanja di setiap bulan. Pisahkan uang tersebut dari tabungan atau dana darurat. Dengan memiliki batasan yang jelas, Anda akan berpikir dua kali sebelum membeli barang yang tidak esensial. Ini akan membantu Anda memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan.
Terakhir, fokus pada pengalaman, bukan kepemilikan barang. Alihkan perhatian Anda dari membeli barang-barang fisik. Cobalah untuk mengalokasikan uang Anda untuk pengalaman yang berharga, seperti liburan, kursus baru, atau menikmati makanan enak di restoran. Pengalaman-pengalaman ini seringkali memberikan kebahagiaan yang lebih abadi dibandingkan barang-barang yang hanya memberikan kepuasan sesaat. Fokus pada hal-hal yang benar-benar memperkaya hidup Anda, bukan hanya sekadar mengisi lemari.














