2. Kenali Diri Sendiri dan Temukan Passion yang Realistis
Gunakan waktu sebelum usia 25 tahun ini sebagai periode eksplorasi tanpa batas. Cobalah berbagai hal baru, ikuti kursus, atau bangun koneksi dengan orang-orang di luar lingkaran pertemanan biasanya. Dengan mencoba banyak hal, kamu akan lebih mudah mengenali apa yang sebenarnya kamu sukai dan apa yang tidak. Jangan terbebani untuk langsung menemukan “tujuan hidup” yang besar; mulailah dari minat kecil yang bisa dikembangkan menjadi keahlian yang bermanfaat di masa depan.
3. Kelola Ekspektasi dan Belajar Menerima Kegagalan
Sering kali stres muncul karena kita memasang standar yang terlalu tinggi untuk diri sendiri sebelum mencapai usia tertentu. Pahami bahwa gagal adalah bagian dari proses belajar yang sangat wajar. Alih-alih meratapi kesalahan, cobalah untuk melihat kegagalan sebagai data untuk evaluasi langkah selanjutnya. Menurunkan sedikit ekspektasi bukan berarti kamu menyerah, melainkan memberi ruang bagi diri sendiri untuk bernapas dan tumbuh secara organik tanpa tekanan yang berlebihan.














