ketika.id – Lebaran, momen penuh makna yang selalu dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia, terus mengalami transformasi seiring dengan perkembangan zaman. Generasi Z, atau mereka yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, memainkan peran penting dalam membentuk tren baru dalam perayaan Lebaran.
Di era digital yang serba cepat ini, Gen Z dikenal sebagai generasi yang melek teknologi. Mereka tumbuh besar dengan internet, media sosial, dan perangkat pintar di genggaman. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika tradisi Lebaran pun mengalami adaptasi dengan sentuhan digital yang khas.
Silaturahmi Digital: Menjembatani Jarak dan Waktu
Salah satu tren yang menonjol adalah pergeseran dalam cara bersilaturahmi. Jika dulu silaturahmi identik dengan kunjungan fisik dari rumah ke rumah, kini Gen Z memanfaatkan teknologi untuk tetap terhubung dengan keluarga dan teman yang jauh.
Video call dan panggilan grup menjadi sarana utama untuk saling bertukar ucapan selamat Lebaran dan berbagi momen kebersamaan. Platform seperti Zoom, Google Meet, dan WhatsApp memungkinkan mereka untuk “berkumpul” secara virtual, meskipun terpisah oleh jarak ribuan kilometer.














