“Pak RT, nanti kalau panjenengan melihat ada sampah, itu panjenengan share lewat WA warga, bilang jangan buang sampah di sungai. Kalau sudah tertutup seperti ini pasti ada buangan dari sana (rumah warga),” ujarnya saat sidak saluran Jalan Karah.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri meminta kepada Kepala Bidang Drainase, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Windo Gusman Prasetyo untuk membuat booster pintu air di sungai Jalan Karah.
Tujuan adanya booster itu, agar saluran yang berada di Wonorejo tidak sampai jebol akibat buangan air dari Jalan Karah. Di samping itu, Wali Kota Eri juga meminta agar saluran air di lokasi tersebut dilakukan pengecekan secara berkala, tujuannya agar air saluran tidak sampai meluap ke jalan ketika hujan.














