Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Politik Kita

Gen Z Merapat, Jangan Sampai Scroll Tanpa Henti Bikin Masa Depanmu Keteteran, Ini Jurus Jitu Bagi Waktu

363
×

Gen Z Merapat, Jangan Sampai Scroll Tanpa Henti Bikin Masa Depanmu Keteteran, Ini Jurus Jitu Bagi Waktu

Sebarkan artikel ini
Foto: Pexels
  • Tuliskan tujuan jangka pendek dan jangka panjangmu secara spesifik dan terukur.
  • Buat to-do list harian atau mingguan dan prioritaskan tugas berdasarkan urgensi dan kepentingannya untuk mencapai tujuanmu.
  • Alokasikan waktu khusus dalam jadwalmu untuk media sosial, misalnya 30 menit di pagi hari dan 30 menit di malam hari.
  • Gunakan aplikasi kalender atau planner digital untuk membantu mengatur jadwalmu.

3. Manfaatkan Media Sosial Secara Produktif (Use It Wisely, Not Wastefully!)

Media sosial bukan hanya tempat untuk scrolling tanpa akhir. Kamu bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang produktif, seperti:

  • Belajar dan Mengembangkan Diri: Ikuti akun-akun edukatif, podcast, atau webinar yang relevan dengan minat atau bidang studimu.
  • Membangun Jaringan Profesional: Terhubung dengan orang-orang yang memiliki minat atau karir yang sama di LinkedIn atau platform lainnya.
  • Mencari Informasi dan Peluang: Pantau informasi tentang beasiswa, magang, atau lowongan kerja.
  • Berkreasi dan Berbagi: Jika kamu punya passion di bidang tertentu, gunakan media sosial untuk berbagi karyamu dan membangun personal branding.

4. Ciptakan “Zona Bebas Gadget” (Digital Detox is Real!)

Cobalah untuk menciptakan waktu atau area di mana kamu benar-benar “lepas” dari smartphone dan media sosial. Misalnya, saat belajar, bekerja, makan bersama keluarga, atau sebelum tidur. Ini akan membantumu untuk lebih fokus pada aktivitas yang sedang kamu lakukan dan mengurangi distraksi.

Baca Juga:  Semester Akhir tapi IPK Rendah? 3 Strategi Penyelamatan untuk Masuk Dunia Kerja

Cara Praktik:

Example 120x600
Wali Kota Eri Cahyadi Bersama jajaran OPD saat meninjau gedung eks Hi tech mall
Indeks

Revitalisasi eks Hi-Tech Mal kini kembali dipacu, dengan target dan janji baru yang disusun rapi. Publik pun menanti, apakah kali ini proyek tersebut benar-benar bertransformasi menjadi ruang hidup baru kota atau kembali berhenti di tahap finishing dan harapan. Baca Selengkapnya: