Endang menjelaskan, para lansia di panti menjalani berbagai kegiatan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Setiap hari mereka melakukan senam ringan, serta sesekali mengikuti penyuluhan kesehatan dari mahasiswa yang menjalankan program pengabdian masyarakat.
Selain itu, panti juga menyediakan kegiatan pembinaan rohani sesuai dengan latar belakang agama para penghuni.
“Di sini penghuninya berasal dari berbagai agama, seperti Islam, Kristen Protestan, Konghucu, dan Buddha. Karena itu kegiatan rohani juga menyesuaikan, ada pengajian, kegiatan gereja, serta aktivitas seperti yoga untuk menjaga kebugaran,” ujar Endang.
Ia menambahkan Panti Werda Hargodadali merupakan panti nasional yang terbuka bagi lansia dari berbagai daerah. Namun untuk memudahkan pengurusan layanan kesehatan dan administrasi, salah satu syarat bagi penghuni adalah memiliki KTP Surabaya.














