“Dari pretest ke mid test, secara average indeks belajar siswa mengalami kenaikan rerata 8 poin untuk kelas 4, 5, 6. Nilai rerata saat pretest 65 menjadi 73 saat mid test dan setelah MBG berjalan 2 minggu,” kata Legislator Fraksi Gerindra DPRD Surabaya ini kepada media, Jum’at (29/11).
Menurutnya, ada beberapa siswa yang mengalami lonjakan signifikan poinnya. Pada saat pre-test nilainya hanya 60 namun, setelah mid test menjadi 85. Ada juga yang sebelumnya 45 menjadi 85.
“Kesimpulan sementara bahwa, makan bergizi dengan nutrisi cukup untuk sarapan siswa sekolah setiap hari ternyata memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa,” tutur Yona yang juga Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya ini.














