Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Politik Kita

Mahasiswa Wajib Tahu! Portofolio Bukan Cuma buat Cari Kerja, Ini Cara Bangunnya dari Semester 1

372
×

Mahasiswa Wajib Tahu! Portofolio Bukan Cuma buat Cari Kerja, Ini Cara Bangunnya dari Semester 1

Sebarkan artikel ini
Foto: Pexels
  • LinkedIn: Bangun profil profesionalmu dan unggah proyek atau pencapaianmu di bagian featured atau projects.
  • Behance/Dribbble (untuk bidang kreatif): Pamerkan karya visualmu dalam format yang menarik.
  • GitHub (untuk bidang IT): Tunjukkan coding skills dan proyek open source yang kamu kerjakan.
  • Website Pribadi: Jika memungkinkan, buat website sederhana sebagai central hub portofoliomu.
  • Google Drive/Dropbox: Sebagai penyimpanan awal dan mudah dibagikan.

4. Minta Rekomendasi dari Dosen atau Pembimbing:

Jangan ragu untuk meminta feedback atau bahkan surat rekomendasi dari dosen atau pembimbing yang mengenal potensi dan kualitas kerjamu. Testimoni dari mereka akan menambah kredibilitas portofoliomu.

5. Terus Kembangkan Skill dan Tambahkan Pengalaman Baru:

Portofolio adalah dokumen yang hidup. Jangan biarkan isinya itu-itu saja. Teruslah belajar, ikuti workshop, online course, atau proyek freelance untuk menambah skill dan pengalaman baru yang bisa kamu masukkan ke dalam portofolio.

Jangan Anggap Remeh!

Membangun portofolio sejak semester awal memang membutuhkan komitmen dan konsistensi. Namun, percayalah, investasi waktu dan tenaga ini akan memberikan return yang luar biasa di masa depan. Kamu akan memiliki competitive advantage yang signifikan dibandingkan teman-temanmu yang baru “kalang kabut” membuat portofolio menjelang kelulusan. Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah bangun “senjata rahasia”mu dari sekarang! (mzy)

Baca Juga:  Gen Z Merapat, Jangan Sampai Scroll Tanpa Henti Bikin Masa Depanmu Keteteran, Ini Jurus Jitu Bagi Waktu
Example 120x600
Wali Kota Eri Cahyadi Bersama jajaran OPD saat meninjau gedung eks Hi tech mall
Indeks

Revitalisasi eks Hi-Tech Mal kini kembali dipacu, dengan target dan janji baru yang disusun rapi. Publik pun menanti, apakah kali ini proyek tersebut benar-benar bertransformasi menjadi ruang hidup baru kota atau kembali berhenti di tahap finishing dan harapan. Baca Selengkapnya: