Dehidrasi: Kekurangan cairan dapat meningkatkan konsentrasi asam urat dalam darah.
Perubahan Pola Makan: Konsumsi makanan tinggi purin saat berbuka atau sahur dapat memicu peningkatan kadar asam urat.
Penurunan Fungsi Ginjal: Pada beberapa kasus, dehidrasi dapat memengaruhi fungsi ginjal dalam mengeluarkan asam urat.
Panduan Nutrisi yang Dibutuhkan
Jika penderita asam urat memutuskan untuk berpuasa, penting untuk memastikan asupan nutrisi yang tepat saat sahur dan berbuka:
Rendah Purin: Hindari makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, makanan laut tertentu, dan minuman beralkohol.
Kaya Serat: Konsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk membantu mengeluarkan asam urat melalui urin.
Vitamin C: Konsumsi makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, stroberi, dan kiwi, karena vitamin C dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Tips dan Strategi Menjaga Kadar Asam Urat Selama Ramadan














