Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Rasa dan Gaya

Upacara Kasada, Tradisi Leluhur Suku Tengger yang Tetap Lestari di Kaki Gunung Bromo

1026
×

Upacara Kasada, Tradisi Leluhur Suku Tengger yang Tetap Lestari di Kaki Gunung Bromo

Sebarkan artikel ini
foto: Pemkab Probolinggo

Inilah Upacara Kasada, ritual tahunan yang telah berlangsung selama lebih dari 500 tahun dan tetap bertahan hingga era modern.

Asal-Usul Upacara Kasada

Berdasarkan legenda masyarakat Tengger, Upacara Kasada berawal dari pengorbanan Raden Kusuma, putra bungsu Joko Seger dan Rara Anteng, yang rela terjun ke kawah Bromo untuk menyelamatkan warga dari kemarau panjang. Sejak saat itu, masyarakat Tengger percaya bahwa pengorbanan tersebut harus dilanjutkan sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Hyang Widhi (Tuhan) dan para leluhur.

Prosesi Sakral yang Penuh Makna

Upacara Kasada digelar setiap hari ke-14 bulan Kasada menurut kalender Tengger (bulan ke-12). Berikut rangkaian utamanya:

  1. Malam Sastra
    • Sehari sebelum puncak acara, para dukun (pemimpin spiritual) membacakan mantra dan doa di Pura Luhur Poten.
  2. Pengumpulan Sesajen
    • Warga menyiapkan hasil bumi seperti kubis, wortel, kentang, serta hewan ternak seperti ayam dan kambing.
  3. Larung Sesaji ke Kawah Bromo
    • Pada dini hari, sesajen dilemparkan ke kawah sebagai simbol pengorbanan.

Dayatarik Wisata & Tantangan Pelestarian

Upacara Kasada telah menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara. Data Dinas Pariwisata Jawa Timur mencatat:

  • 5.000-7.000 wisatawan hadir setiap tahun
  • 30% berasal dari luar negeri, terutama Eropa dan Asia Timur
  • Peningkatan 15% kunjungan sejak dipromosikan sebagai Calendar of Event Indonesia

Namun, popularitas ini juga menimbulkan kekhawatiran:
Komersialisasi – Munculnya “paket wisata ritual” yang mengurangi kesakralan
Perubahan Generasi – Kaum muda mulai enggan mempelajari tata cara adat
Dampak Lingkungan – Sampah wisatawan yang mencemari kawasan Bromo

Baca Juga:  Dari Ruwatan hingga Sedekah Bumi, Ritual Jawa yang Masih Bertahan di Tengah Gempuran Modernitas
Example 120x600