konsentrasi gas sulfur dioksida (SO2) di zona tersebut bisa mencapai tingkat mematikan. Gas ini tidak hanya menyesakkan napas, tapi juga bisa menyebabkan iritasi parah hingga kerusakan paru-paru permanen. Pendaki hanya diizinkan sampai bibir kawah atau area yang aman, dan wajib menggunakan masker gas standar. Melanggar batas peringatan adalah tindakan nekat yang mengancam nyawa.
2. Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau, yang berdiri gagah di Selat Sunda, adalah gunung api yang sangat aktif dan terus berkembang. Keindahan alamnya memang memanggil, tapi risikonya pun tinggi. Karena statusnya sebagai gunung api aktif, area tertentu di sekitar tubuh gunung dan radius aman yang ditentukan oleh PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) sering kali tertutup untuk umum.
Zona terlarang ini ditetapkan karena sewaktu-waktu gunung bisa mengalami erupsi freatik atau magmatik tanpa peringatan yang lama. Material panas, lontaran batu, hingga gelombang tsunami kecil akibat longsoran tubuh gunung adalah ancaman nyata. Wisatawan hanya diperbolehkan mengunjungi pulau-pulau di sekitarnya dalam jarak aman, dan harus selalu mematuhi instruksi otoritas setempat mengenai status aktivitas gunung.














