4. Ganti Permukaan Keras dengan Material Permeabel
Coba lihat halaman atau jalan masuk (garasi) rumahmu. Apakah seluruhnya dilapisi beton atau semen yang rapat? Permukaan yang keras dan tidak berpori (non-permeable) akan membuat air hujan langsung mengalir di permukaan, yang jika tidak ada kemiringan yang tepat, akan langsung menggenang.
Untuk mengurangi genangan, pertimbangkan untuk mengganti permukaan keras dengan material yang permeabel atau berpori. Contohnya adalah menggunakan Paving Block dengan celah kecil, batu koral, atau grass grid (paving yang diselingi rumput). Material-material ini memungkinkan air hujan meresap melalui celah-celahnya ke dalam tanah di bawahnya, mengurangi jumlah air yang harus dialirkan melalui saluran drainase. Selain fungsional, material permeabel juga seringkali memberikan nilai estetika yang lebih alami pada hunian.
Dengan mengimplementasikan keempat tips drainase rumah ini, kamu tidak hanya mencegah genangan air yang mengganggu, tetapi juga menjaga fondasi rumah tetap aman dan berkontribusi pada kesehatan lingkungan sekitar. Mulai perhatikan detail kecil ini sekarang dan ucapkan selamat tinggal pada halaman yang becek setiap kali hujan turun
(Respatih)














