Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
GenZeta

5 Alasan Kenapa Imun Tubuhmu Sering Drop Saat Cuaca Dingin

397
×

5 Alasan Kenapa Imun Tubuhmu Sering Drop Saat Cuaca Dingin

Sebarkan artikel ini

Akibatnya, paparan sinar UV B berkurang drastis, sehingga tubuh kesulitan memproduksi Vitamin D yang cukup. Padahal, Vitamin D berperan krusial dalam mengatur respons imun dan melawan infeksi. Kekurangan vitamin ini secara langsung melemahkan kemampuan tubuh untuk merespons kuman yang masuk. Jadi, minimnya ‘jemuran’ menjadi alasan kuat kenapa imun kita cepat merosot.

3. Virus Lebih Betah Hidup di Suhu Rendah
Ini adalah kabar buruk bagi kita, tapi kabar baik bagi virus: suhu dingin dan kelembapan rendah ternyata menciptakan kondisi ideal bagi beberapa jenis virus pernapasan, termasuk virus flu, untuk bertahan hidup lebih lama di permukaan benda mati dan di udara.

Ketika suhu turun, selubung pelindung lemak virus menjadi lebih keras dan stabil, membuatnya lebih tangguh saat berada di luar tubuh inang (manusia). Stabilitas ini berarti virus lebih mungkin bertahan hidup cukup lama di gagang pintu, meja, atau tangan orang lain, sehingga peluang penularan pun meningkat tajam.

4. Aktivitas Imun Seluler di Saluran Napas Melambat
Penelitian menunjukkan bahwa suhu dingin bisa secara langsung memengaruhi efektivitas sistem kekebalan tubuh di tingkat sel, khususnya di saluran pernapasan. Ketika kamu menghirup udara dingin, suhu di rongga hidung akan menurun.

Penurunan suhu lokal ini memperlambat pergerakan silia, yaitu rambut-rambut halus yang bertugas menyapu lendir dan partikel asing keluar dari saluran pernapasan. Selain itu, produksi sel-sel kekebalan yang melawan infeksi di area hidung juga bisa terhambat. Jadi, suhu dingin secara harfiah membuat pasukan keamanan tubuh di area hidung bekerja lebih lambat dan kurang cekatan.

Baca Juga:  Mengenal 4 Perbedaan Mendasar antara Slow Living dan Malas Produktif
Example 120x600