Ketika.id – Memasuki tahun 2026, kemajuan teknologi digital terasa semakin kencang, namun sebanding dengan risiko keamanan yang mengintai. Rasanya ngeri kalau membayangkan saldo di aplikasi m-banking tiba-tiba raib atau data KTP disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk pinjaman online ilegal. Apalagi sekarang modus penipuan lewat link palsu atau aplikasi jahat semakin canggih dan sulit dibedakan dengan yang asli.
Keamanan data pribadi adalah aset paling berharga di era serba digital ini. Mengandalkan password standar saja sudah tidak lagi cukup untuk membentengi akun keuangan kita. Untuk menjaga privasi dan saldo tetap aman, berikut adalah lima langkah krusial mengamankan m-banking dan data KTP dari ancaman hacker di tahun 2026 yang wajib kamu terapkan segera.
1. Aktifkan Autentikasi Biometrik dan MFA yang Lebih Ketat
Langkah pertama yang paling mendasar namun sering diabaikan adalah memperkuat gerbang masuk akun. Di tahun 2026, penggunaan kata sandi tunggal sudah dianggap kuno dan rentan dibobol. Sangat disarankan untuk mengaktifkan fitur autentikasi biometrik seperti fingerprint atau face recognition yang tersedia di aplikasi perbankan kamu.
Selain itu, pastikan fitur Multi-Factor Authentication (MFA) selalu aktif. Jangan hanya mengandalkan kode OTP via SMS yang rawan dicegat lewat teknik SIM Swap. Gunakan aplikasi autentikator tambahan atau verifikasi melalui e-mail yang terenkripsi. Lapisan keamanan ganda ini akan membuat peretas berpikir dua kali karena mereka membutuhkan akses fisik ke perangkat atau data biologismu untuk bisa masuk.
















