Sensasi pedas mala yang khas memberikan tantangan dan kepuasan tersendiri. Menu ini sering dicari saat cuaca dingin atau sebagai makanan comfort food yang hangat dan mengenyangkan. Selain itu, Mapo Tofu adalah opsi makanan yang versatile dan plant-based friendly (dengan modifikasi), sesuai dengan awareness Gen Z terhadap pilihan makanan yang lebih sehat dan beragam.
3. Jiaozi (Chinese Dumpling): Pangsit Serbaguna Teman Nongkrong
Jiaozi adalah jenis dumpling (pangsit) Tiongkok yang umumnya berbentuk setengah bulan, sering dimakan saat perayaan Tahun Baru Imlek, namun kini jadi camilan populer sehari-hari. Berbeda dengan dimsum yang dikukus, Jiaozi bisa dimasak dengan cara direbus, dikukus, atau digoreng hingga garing (Guo Tie).
Jiaozi adalah makanan yang sempurna untuk berbagi saat hangout atau menjadi side dish yang mengenyangkan. Kepraktisan dan fleksibilitas cara memasaknya membuat hidangan ini selalu jadi pilihan di kedai atau restoran. Teksturnya yang kenyal dengan isian padat, disajikan bersama saus cuka hitam dan irisan jahe, memberikan kombinasi rasa yang kompleks dan disukai banyak kalangan.
4. Cong You Bing (Scallion Pancake): Roti Pipih Gurih yang Crispy
Cong You Bing, atau Scallion Pancake, adalah sejenis roti pipih tanpa ragi dari Tiongkok Utara. Roti ini dibuat dari adonan tepung yang diolesi minyak dan ditaburi irisan daun bawang (scallion), lalu digoreng hingga teksturnya berlapis-lapis, garing di luar, dan lembut di dalam.
Makanan ini adalah street food Tiongkok yang sangat cocok sebagai camilan cepat atau pengganti nasi yang ringan. Scallion Pancake sering dijadikan base untuk topping tambahan seperti telur, keju, atau daging, memberikan sentuhan modern yang disukai anak muda. Rasanya yang gurih asin dan teksturnya yang crispy menjadikannya camilan yang sempurna untuk dinikmati sambil scroll TikTok.














