Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Rasa dan Gaya

5 Ritual Jawa Berdasarkan Kalender, Dari Tradisi Hingga Pesan Spiritual

994
×

5 Ritual Jawa Berdasarkan Kalender, Dari Tradisi Hingga Pesan Spiritual

Sebarkan artikel ini
Foto : Pexels

Aktivitas Utama:

  • Pagelaran wayang kulit dengan lakon “Murwakala”
  • Prosesi siraman dengan air bunga
  • Pembacaan doa oleh sesepuh

Makna:

  • Membersihkan diri dari nasib buruk
  • Khusus bagi orang yang dianggap “sukerta” (memiliki cacat fisik atau nasib sial)

Fakta Unik:

  • Anak tunggal (ontang-anting) sering diruwat agar terhindar dari malapetaka

3. Sedekah Bumi (Bulan Apit/Awal Musim Panen)

Lokasi: Desa agraris di Jawa
Waktu: Bulan Apit (kalender Jawa) atau sebelum panen

Aktivitas Utama:

  • Kenduri bersama warga
  • Sesaji hasil bumi di pusat desa
  • Tumpeng raksasa sebagai simbol kemakmuran

Makna:

  • Rasa syukur atas hasil bumi
  • Permohonan agar panen berikutnya berlimpah

Fakta Unik:

  • Di beberapa daerah, kerbau atau kambing dikurbankan

4. Malam Satu Suro (1 Sura) – Refleksi Diri

Lokasi: Keraton Yogyakarta, Solo, & daerah lain
Waktu: Malam 1 Sura (Tahun Baru Jawa)

Aktivitas Utama:

  • Mubeng Beteng (berkeliling keraton dalam diam)
  • Tapa Bisu (tidak berbicara hingga subuh)
  • Ritual pencucian pusaka keraton

Makna:

  • Momen introspeksi menyambut tahun baru
  • Penghormatan terhadap leluhur

Fakta Unik:

  • Dipercaya sebagai malam paling sakral dalam setahun

5. Labuhan (Bulan Besar) – Persembahan untuk Laut Selatan

Lokasi: Pantai Parangkusumo, Yogyakarta
Waktu: Bulan Besar (kalender Jawa)

Baca Juga:  Ini Perbedaan Kalender Jawa, Hijriah, dan Masehi
Example 120x600