ketika.id –Kalender Jawa tidak hanya sekadar penanda waktu, tetapi juga panduan hidup yang mengatur berbagai ritual adat penuh makna. Setiap bulan dan hari tertentu memiliki tradisinya sendiri, yang hingga kini masih dilestarikan masyarakat.
Berikut lima ritual Jawa berdasarkan kalender yang sarat filosofi kehidupan.
1. Grebeg Mulud (12 Mulud) – Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad
Lokasi: Keraton Yogyakarta & Surakarta
Waktu: 12 Rabiul Awal (kalender Hijriyah) atau 12 Mulud (kalender Jawa)
Aktivitas Utama:
- Prosesi gunungan (tumpukan hasil bumi setinggi 3 meter)
- Dibagikan ke masyarakat sebagai berkah
- Tarian Jathilan dan Gamelan Sekaten
Makna:
- Simbol syukur atas kelahiran Nabi Muhammad
- Penghormatan terhadap alam melalui hasil bumi
Fakta Unik:
- Gunungan terdiri dari sayuran, buah, dan kue tradisional
- Dipercaya membawa keselamatan bagi yang mendapat bagian
2. Ruwatan (Bulan Sura) – Penyucian Diri dari Sukerta
Lokasi: Desa-desa di Jawa Tengah & Timur
Waktu: Biasanya dilaksanakan pada bulan Sura (Muharram)














