3. Gangguan Pencernaan
Gorengan sulit dicerna oleh tubuh karena kandungan lemaknya yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, begah, dan diare. Terutama setelah seharian perut kosong, mengonsumsi makanan berlemak tinggi seperti gorengan dapat membuat sistem pencernaan kaget dan bekerja lebih keras.
4. Peningkatan Risiko Diabetes Tipe 2
Lemak jenuh dan lemak trans dalam gorengan dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi di mana sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Hal ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, terutama bagi orang-orang yang memiliki riwayat keluarga diabetes.
5. Penurunan Kualitas Nutrisi
Gorengan seringkali dibuat dari bahan-bahan yang rendah nutrisi, seperti tepung terigu dan minyak goreng. Mengonsumsi gorengan secara berlebihan dapat menggantikan asupan makanan yang lebih sehat dan bergizi, sehingga tubuh kekurangan vitamin, mineral, dan serat.














