6. Anjing Basset (Canis lupus familiaris)
Anjing ras basset dikenal dengan tubuhnya yang pendek dan telinga yang panjang dan kendur. Telinga yang panjang ini membantu anjing basset untuk mencium aroma lebih baik, terutama saat mereka sedang melacak jejak.
7. Galago (Galagidae)
Primata kecil asal Afrika ini memiliki telinga yang besar dan bulat. Telinga galago sangat sensitif terhadap suara, memungkinkan mereka untuk mendeteksi serangga dan hewan kecil lainnya di malam hari. Selain itu, telinga yang besar juga membantu galago untuk menjaga keseimbangan tubuh saat melompat dari cabang ke cabang pohon.
Telinga yang besar pada hewan bukanlah sekadar hiasan, tetapi merupakan hasil dari adaptasi evolusi yang memungkinkan hewan-hewan tersebut bertahan hidup di lingkungannya. Dengan memahami fungsi telinga yang besar pada berbagai jenis hewan, kita dapat lebih menghargai keanekaragaman hayati di planet kita. (res)














