3. Aye-aye (Daubentonia madagascariensis)
Primata endemik Madagaskar ini memiliki jari tengah yang panjang dan kurus, serta telinga yang besar dan bulat. Telinga aye-aye berfungsi untuk mendeteksi suara serangga yang bersembunyi di dalam lubang pohon. Setelah menemukan mangsanya, aye-aye akan mengetuk-ngetuk kayu dengan jarinya untuk membuat lubang, lalu memasukkan jarinya yang panjang untuk mengambil serangga.
4. Gajah (Loxodonta dan Elephas)
Tentu saja, gajah tidak bisa kita lewatkan dalam daftar ini. Telinga gajah yang besar berfungsi sebagai pendingin alami. Darah mengalir melalui pembuluh darah di telinga, kemudian mendingin ketika bersentuhan dengan udara. Selain itu, telinga gajah juga berfungsi sebagai alat komunikasi.
5. Karakal (Caracal caracal)
Kucing liar ini memiliki telinga yang sangat panjang dan berumbai di ujungnya. Telinga karakal sangat sensitif terhadap suara, memungkinkan mereka untuk mendeteksi mangsa kecil seperti burung di malam hari. Selain itu, telinga yang besar juga membantu karakal untuk menjaga keseimbangan tubuh saat melompat tinggi untuk menangkap mangsa.














