Ketika.id – Jawa Timur dikenal dengan keindahan alamnya, terutama deretan gunung-gunung megah yang menjadi magnet bagi para pendaki. Namun, tidak semua gunung di sana bisa didaki. Ada beberapa gunung yang statusnya ditutup secara permanen atau sementara untuk umum. Penutupan ini bukan tanpa alasan, melainkan demi menjaga keselamatan pendaki, melestarikan ekosistem, dan menghormati nilai-nilai sakral yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Berikut adalah ulasan mengenai empat gunung di Jawa Timur yang tidak boleh didaki dan alasan di baliknya.
Gunung Raung
Gunung Raung, salah satu gunung berapi paling aktif di Jawa Timur, seringkali ditutup untuk pendakian. Alasan utamanya adalah aktivitas vulkanik yang tidak menentu dan berpotensi membahayakan. Gunung ini memiliki kaldera yang sangat besar dan sering mengeluarkan gas beracun. Meskipun jalur pendakiannya menawarkan pemandangan eksotis, risiko letusan dan gas beracun membuat pihak berwenang seringkali mengeluarkan larangan pendakian. Status penutupan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada tingkat aktivitasnya, dan pendaki diimbau untuk selalu memantau informasi terkini dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) sebelum berencana mendaki.














