Ketika.id – Gini deh, kita semua tahu bahwa di era digital ini, jaringan pertemanan atau networking seringkali terjadi di LinkedIn atau grup chat. Tapi, jujur saja, koneksi paling kuat yang bisa membawa karier kamu melesat justru tercipta di dunia nyata—entah itu di seminar, job fair, atau bahkan saat ngopi bareng mentor.
Buat kita, generasi yang tumbuh dengan layar sentuh, ide untuk menyapa orang asing, bertukar kartu nama, dan melakukan small talk bisa terasa awkward dan bikin keringat dingin. Padahal, networking bukan cuma soal mengumpulkan kontak, melainkan tentang membangun hubungan saling menguntungkan yang akan membuka pintu peluang di masa depan. Tidak perlu cemas atau merasa canggung lagi! Berikut adalah tiga tips praktis yang bisa kamu, sebagai Gen Z, terapkan untuk membangun networking profesional yang solid dan autentik di ranah offline.
1. Ubah Small Talk Jadi Meaningful Talk dengan Pertanyaan Kreatif
Salah satu penghalang terbesar dalam networking adalah rasa bosan dan canggung saat memulai percakapan. Kalimat basa-basi klise seperti “Apa kesibukanmu?” atau “Kerja di mana?” seringkali hanya menghasilkan jawaban satu kata dan mengakhiri percakapan. Gen Z harus berani keluar dari zona nyaman ini. Coba ganti pertanyaan klise dengan pertanyaan yang lebih mendalam dan memicu diskusi, tetapi tetap ringan.














