“Jadi, kalau kemudian bapak Presiden menyampaikan per porsi itu rangenya antara 700-800 kilo kalori dan ketika itu dikonversikan kepada rupiah maka 10.000 itu adalah nilai yang umumnya proporsional” jelasnya.
Meski demikian, Yona yang juga ketua Komisi A DPRD Surabaya ini menekankan bahwa, ini bukan takaran menu untuk kebutuhan orang dewasa dan ini acuannya adalah sepertiga daripada kebutuhan kilo kalori anak dalam sehari.
Pria yang akrab disapa Mas Yona ini pun meyebutkan bahwa program ini mampu memberdayakan UMKM dan para petani dan para nelayan. Dimana, mereka bisa langsung menjual hasil mereka secara langsung tanpa melalui tengkulak dan ini bisa memangkas biaya-biaya lainnya.
Ia merinci dengan angka Rp 10.000 kebutuhan nasi 100 sampai 150 gram nasi maka, kalau menjadi beras berarti sekitar 80 sampai 100 gram. kemudian, ikan laut di situ porsinya adalah 80 gram, daging ayam 80 gram tanpa kulit.














