“Untuk per porsinya berarti kurang lebih kan sudah sekitar Rp 4500 lalu kemudian sayur-sayur mungkin budgetnya kurang lebih sekitar Rp 1500 maka sudah sekitar Rp 6000 kemudian buah segar itu relatif kurang lebih sekitar Rp 7000. lalu kemudian kalau air mineral maka dianjurkan diharapkan setiap sekolah sudah menyediakan air mineral di galon atau di dispenser sehingga itu sudah mengurangi daripada budget per porsinya tinggal sekarang kita berpikir tentang packaging-nya,” ungkapnya.
Kemudian, ada pertanyaan kalau Rp 10.000 ini apakah including susu dan sebagainya? Yona melanjutkan bahwa, kembali lagi kita harus menyikapi secara positif bahwa susu ini kebutuhannya adalah untuk memenuhi kebutuhan protein bisa jadi mungkin saja
“ini sekedar pandangan ya, mungkin susu itu kebutuhan protein susu bisa diganti ke unsur protein yang tinggi lainnya contoh kacang-kacangan itu kan ya sayur yang ada unsur kacang-kacangan dan sebagainya,” pungkasnya.
Sebelumnya, dikutip dari CNN, Presiden Prabowo Subianto menetapkan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp10 ribu per anak per hari. Hal itu ia putuskan setelah rapat terbatas di istana. Prabowo mengatakan awalnya pemerintah menaksir porsi per anak Rp15 ribu. Namun, ia mengatakan penyesuaian dilakukan setelah melihat anggaran.














