Wakil Ketua DPRD Surabaya ini menegaskan, penghargaan tersebut ia dedikasikan kepada para seniornya di Partai Golkar, yakni Adies Kadir, Sarmudji, dan Blegur Prijanggono, yang selama ini membimbing dan membesarkan langkah politiknya.
“Tanpa bimbingan mereka, perjalanan politik saya tidak akan seperti hari ini,” tambahnya.
Fathoni dikenal luas sebagai penggagas “politik asyik”—sebuah pendekatan yang menekankan politik sebagai ruang yang cair, menyenangkan, dan terbuka bagi siapa saja, terutama generasi muda.














