Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Indeks

Atasi Banjir, DPRD Surabaya Minta Pemkot Miliki Alat Penyedot Sedimen di Saluran Air

955
×

Atasi Banjir, DPRD Surabaya Minta Pemkot Miliki Alat Penyedot Sedimen di Saluran Air

Sebarkan artikel ini
Achmad Nurdjayanto, Anggota Komisi C DPRD Surabaya. foto: Hadi
Achmad Nurdjayanto, Anggota Komisi C DPRD Surabaya. foto: Hadi

Ketika.id – Permasalahan banjir yang kerap melanda Kota Surabaya ditengah pembangunan saluran yang telah menghabiskan anggaran yang tidak sedikit mendapat sorotan kalangan legislatif dari komisi C DPRD Surabaya yang membidangi pembangunan.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai pemerintah kota Surabaya juga harus memikirkan perawatan gorong-gorong atau aluran air yang sudah dibangun. Dimana sering kali daerah yang sudah dilakukan pembangunan saluran ternyata masih juga mengalami banjir. untuk itu dirinya mengusulkan terobosan kepada pemerintah kota untuk segera memiliki alat penyedot sedimen untuk membersihkan saluran air secara efektif dan efisien.

“Dengan melakukan perawatan pemkot juga bisa memiliki data kondisi saluran sehingga langkah-langkah preventif bisa diambil dengan cepat ketika terjadi kendala,” ucap politisi fraksi Golkar Surabaya ini.

Achmad pun mengapreasiasi langkah penanganan banjir yang telah dilakukan Pemkot Surabaya, termasuk dengan pembangunan box culvert yang kini sudah hampir merata di 80% wilayah Surabaya. Namun, ia menekankan pentingnya perawatan rutin terhadap saluran tersebut untuk mengurangi sedimentasi yang memengaruhi volume air.

“Hari ini, pembersihan saluran masih banyak mengandalkan tenaga manusia. Untuk kota sebesar Surabaya, cara ini sudah tidak relevan. Pemkot perlu berinovasi dengan menyediakan mesin penyedot lumpur (Sedimen) yang lebih efisien. Idealnya, setiap kelurahan memiliki satu unit yang dapat digunakan secara bergilir untuk membersihkan saluran di tingkat RW,” ujar Achmad saat ditemui di DPRD Surabaya, Selasa (15/01).

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi D Luthfiyah Dorong Pemerataan Pembangunan di Kampung-kampung Surabaya

Achmad mengungkapkan bahwa keberadaan alat penyedot sedimen tidak hanya mempercepat penanganan banjir tetapi juga memastikan sedimentasi di saluran dapat diminimalkan. Ia mencontohkan model alat penyedot yang mobile, seperti kendaraan vakum, yang mampu membersihkan lumpur dari saluran secara langsung.

Example 120x600