“Mahasiswa termasuk kelompok yang paling rentan mengalami financial stress pasca-Lebaran. Tanpa perencanaan yang baik, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas akademik,” jelas Michael Andreas, Financial Planner.
5 Jurus Jitu Atur Keuangan Usai Lebaran
1. Audit Pengeluaran Lebaran
- Catat semua pengeluaran selama liburan
- Kategorikan menjadi:
Wajib (mudik, THR)
Opsional (belanja impulsif, nongkrong) - Gunakan aplikasi seperti Money Lover atau Excel
2. Susun Ulang Anggaran Bulanan
- Prioritaskan kebutuhan pokok:
» Uang kuliah (jika ada)
» Kos dan makan
» Transportasi kampus - Alokasikan 20% untuk menutup defisit Lebaran
- Sementara pause anggaran hiburan
3. Cari Sumber Penghasilan Tambahan
- Manfaatkan skill untuk freelance:
» Desain grafis
» Menulis artikel
» Jasa translate - Jual barang tidak terpakai di marketplace
- Ikut penelitian berbayar kampus
4. Gunakan Teknik “Cash Envelope”
- Bagi uang tunai dalam amplop:
» Makan
» Transportasi
» Keperluan mendesak - Hindari penggunaan e-wallet berlebihan
5. Manfaatkan Fasilitas Kampus
- Cari beasiswa tambahan
- Ikuti program makanan murah di kantin kampus
- Gunakan fasilitas perpustakaan untuk hemat beli buku
Data Menarik:
- Rata-rata pengeluaran mahasiswa saat Lebaran: Rp 2-5 juta (Survei BPS 2024)
- 65% mahasiswa mengaku perlu 1-2 bulan untuk pemulihan keuangan (Data Bank Indonesia)
(res)














