Namun, “The Edge of Democracy” bukan tanpa kritik. Beberapa pihak menilai film ini terlalu berpihak, seolah menjadi pembelaan mutlak terhadap Partai Pekerja. Pendekatan Costa yang sangat personal juga membuat sebagian penonton merasa narasinya kurang berimbang. Meski begitu, keberpihakan ini justru menjadi daya tarik utama, menjadikan film ini lebih dari sekadar dokumenter politik, melainkan sebuah memoar pribadi tentang rasa kehilangan dan perjuangan untuk demokrasi.
Sebagai film yang dinominasikan di Academy Awards untuk kategori Best Documentary Feature, “The Edge of Democracy” bukan hanya relevan untuk Brasil, tetapi juga sebagai peringatan bagi dunia. Film ini mengingatkan bahwa demokrasi bukanlah sesuatu yang bisa diambil begitu saja, melainkan sebuah sistem yang harus terus dijaga dengan penuh kewaspadaan.














