Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Rasa dan Gaya

Filosofi Jawa “Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman”: Kunci Hidup Tenang dan Bijaksana

913
×

Filosofi Jawa “Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman”: Kunci Hidup Tenang dan Bijaksana

Sebarkan artikel ini
Foto: Pexels

ketika.id – Dalam kearifan lokal Jawa, terdapat ajaran hidup yang sederhana namun penuh makna: “Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman.” Empat prinsip ini menjadi panduan bagi banyak orang Jawa dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan ketenangan dan kebijaksanaan.

Apa sebenarnya makna di balik filosofi ini, dan bagaimana penerapannya di era modern? Simak ulasannya berikut ini.

1. Aja Gumunan (Jangan Mudah Kagum)
Frasa ini mengajarkan untuk tidak mudah terpesona atau terlena oleh hal-hal yang bersifat duniawi, seperti harta, jabatan, atau pujian. Dalam kehidupan modern, prinsip ini relevan untuk menghindari sikap konsumtif atau terobsesi dengan gaya hidup mewah.

Orang yang ‘aja gumunan’ tidak mudah terpengaruh tren atau gengsi. Mereka lebih fokus pada nilai-nilai esensial dalam hidup.

2. Aja Getunan (Jangan Mudah Menyesal)
Hidup penuh dengan pilihan, dan setiap keputusan pasti ada risikonya. “Aja getunan” mengingatkan kita untuk tidak terus-menerus menyesali masa lalu, melainkan belajar dari pengalaman dan melanjutkan hidup.

Baca Juga:  Gemi, Nastiti, Ati-ati: Filosofi Jawa yang Jadi Kunci Hidup Sukses di Era Modern
Example 120x600