Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Ekonomi & BisnisIndeks

Harga Emas Berpeluang Tembus US$ 5.100 Pekan Depan, Analis Ungkap Target Selanjutnya

103
×

Harga Emas Berpeluang Tembus US$ 5.100 Pekan Depan, Analis Ungkap Target Selanjutnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi prediksi harga Emas
Ilustrasi prediksi harga Emas

Ketika.id – Harga emas dunia diperkirakan masih melanjutkan tren penguatan dalam waktu dekat. Mayoritas analis memproyeksikan logam mulia tersebut berpeluang menembus level US$ 5.100 per ons troi pada pekan depan, seiring meningkatnya sentimen safe haven dan dukungan teknikal pasar.

Berdasarkan survei mingguan yang dirilis Kitco News, sekitar 69 persen analis Wall Street memperkirakan harga emas akan bergerak lebih tinggi dalam waktu dekat. Sentimen serupa juga terlihat di kalangan investor ritel, di mana lebih dari 60 persen responden memprediksi penguatan lanjutan.

Secara teknikal, emas kini berada di area resistance penting. Jika mampu menembus dan bertahan di atas level US$ 5.100, analis menilai ruang kenaikan masih terbuka ke kisaran US$ 5.225 hingga US$ 5.400–5.500 per ons troi dalam jangka pendek hingga menengah.

Analis pasar komoditas Jim Wyckoff menyebut meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global menjadi pendorong utama minat investor terhadap emas. Dalam kondisi tersebut, emas kembali dilirik sebagai instrumen lindung nilai.

Selain faktor geopolitik, ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) juga turut memengaruhi pergerakan harga. Potensi pelonggaran kebijakan moneter dinilai dapat memperkuat daya tarik emas, karena biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil ini menjadi lebih rendah.

Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mencermati potensi volatilitas. Penguatan dolar AS atau rilis data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan bisa memicu koreksi jangka pendek.

Baca Juga:  Emas Menguat Dua Hari, Analis Ungkap Level Kunci Berikutnya

Di pasar domestik, pergerakan harga emas juga dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Jika rupiah melemah, harga emas di dalam negeri cenderung ikut terdongkrak meskipun harga global relatif stabil.

Dengan kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang masih mendukung, harga emas dinilai memiliki peluang besar untuk menembus US$ 5.100 dalam waktu dekat. Namun, analis mengingatkan investor untuk tetap disiplin dalam mengelola risiko dan tidak hanya mengandalkan sentimen jangka pendek.

Example 120x600