Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Kuliner

Lepet, Makanan Khas Lebaran yang Sarat Makna dan Sejarah

1158
×

Lepet, Makanan Khas Lebaran yang Sarat Makna dan Sejarah

Sebarkan artikel ini

6. Resep Tradisional Lepet Jawa

Bahan:

  • 500 gr beras ketan (rendam semalaman).
  • 100 gr kacang tolo (rebus hingga empuk).
  • 200 ml santan kental.
  • 1 sdt garam.
  • Daun pisang/janur untuk membungkus.

Cara Membuat:

  1. Campur ketan, kacang tolo, santan, dan garam.
  2. Bungkus dengan janur bentuk silinder, ikat rapat.
  3. Kukus selama 2 jam hingga matang.

Tips:

  • Gunakan daun kelapa muda agar aroma lebih wangi.
  • Jangan terlalu padat saat membungkus agar matang merata.

7. Lepet di Era Modern

Kini, lepet mulai sulit ditemui karena:

  • Proses pembuatan rumit (butuh keahlian menganyam janur).
  • Anak muda lebih memilih makanan praktis.
  • Digantikan oleh kue kering Lebaran.

Namun, di beberapa daerah seperti Solo dan Yogyakarta, lepet masih dipertahankan sebagai warisan kuliner dan budaya.


Lepet, Simbol Penutup Dosa yang Hampir Punah

Lepet bukan sekadar makanan, melainkan simbol rekonsiliasi dan penutup kesalahan. Keberadaannya yang semakin langka mengingatkan kita untuk melestarikan makna Lebaran yang hakiki: saling memaafkan dan memulai lembaran baru.

“Jika ketupat adalah pengakuan salah, lepet adalah janji untuk tidak mengulanginya lagi.” (res)

Baca Juga:  Mengapa Ketupat Tak Boleh Dimakan Sendirian? Filosofi di Balik Pasangan Opor Ayam & Sambel Goreng
Example 120x600