Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
GenZeta

Mengapa Harga Kopi Arabika Lebih Mahal? Ternyata Ini 4 Alasan di Baliknya

65
×

Mengapa Harga Kopi Arabika Lebih Mahal? Ternyata Ini 4 Alasan di Baliknya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ketika.id – Menikmati secangkir kopi di sore hari sudah menjadi ritual wajib bagi banyak anak muda saat ini. Baik itu untuk sekadar nongkrong bareng teman atau teman setia saat mengejar deadline, kopi Arabika sering kali jadi pilihan utama karena aromanya yang memikat dan rasanya yang kaya. Namun, sering kali muncul pertanyaan di benak kita saat melihat daftar harga di menu coffee shop: kenapa ya kopi Arabika selalu dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan jenis kopi lainnya seperti Robusta?

Perbedaan harga ini sebenarnya bukan tanpa alasan atau sekadar strategi pemasaran belaka. Ada proses panjang dan tantangan besar yang harus dihadapi para petani untuk menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi ini. Agar tidak lagi penasaran saat membayar tagihan kopi favoritmu, yuk simak empat alasan utama mengapa kopi Arabika memiliki harga yang mahal di pasaran.

Example 300x600

1. Proses Penanaman yang Jauh Lebih Sulit
Alasan utama yang membuat kopi Arabika eksklusif adalah syarat tumbuhnya yang sangat spesifik. Tanaman ini hanya bisa tumbuh dengan optimal di dataran tinggi, biasanya pada ketinggian 1.000 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Suhu udara yang sejuk dan stabil sangat diperlukan agar pohon kopi ini tidak stres. Karena lokasinya yang berada di pegunungan atau lereng yang curam, proses penanaman hingga pemanenan tidak bisa dilakukan dengan bantuan mesin besar.

Petani harus mendaki medan yang sulit dan merawat setiap pohon secara manual. Tingkat kesulitan akses dan kebutuhan akan tenaga kerja manusia yang intensif inilah yang sejak awal sudah mendongkrak biaya produksi kopi Arabika dibandingkan jenis kopi yang bisa tumbuh di lahan datar.

Example 300250
Example 120x600