Example 325x300
Pendidikan

Menguak Lambang Lama Kota Surabaya: Dari Soera Ing Baja ke Simbol Kepahlawanan

1391
×

Menguak Lambang Lama Kota Surabaya: Dari Soera Ing Baja ke Simbol Kepahlawanan

Sebarkan artikel ini
Logo Lama Kota Surabaya

Menariknya, motto “Soera Ing Baja” tidak dimasukkan dalam desain baru ini. Ada dugaan bahwa desainer logo lupa menambahkannya, dan kelalaian tersebut bertahan hingga hari ini.

Logo baru itu ditetapkan melalui:
– Putusan DPRS Kota Besar Surabaya No. 34/DPRDS tanggal 19 Juni 1955.
– Diperkuat dengan Keputusan Presiden RI No. 193 Tahun 1956, tertanggal 14 Desember 1956.

Dalam dokumen resmi DPRS, dijelaskan bahwa lambang baru Surabaya mengandung makna berikut:

– Perisai segi enam distilir: melindungi Kota Besar Surabaya.
– Tugu Pahlawan: lambang kepahlawanan rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan.
– Ikan Sura dan Baya: melambangkan keberanian menghadapi bahaya (Sura Ing Baya).
– Warna biru tua, hitam, perak, dan emas: dibuat jernih dan cerah agar menghasilkan simbol kota yang memuaskan secara estetika.

Dari lambang beraksen Belanda hingga simbol penuh semangat kemerdekaan, evolusi logo Kota Surabaya mencerminkan perjalanan panjang kota ini — dari pelabuhan dagang, medan perang revolusi, hingga menjadi kota metropolitan dan simbol perjuangan. (mzy)

 

Baca Juga:  Sebelum Ditetapkan 31 Mei, Hari Jadi Surabaya Ternyata Pernah Dirayakan Tiap 1 April

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *