Filosofi Minum Setelah Makan dalam Budaya Jawa
- Tiga Teguk Pertama:
- Untuk bumi
- Untuk leluhur
- Untuk diri sendiri
- Tidak Menyeruput:
Dianggap tidak sopan (harus diminum perlahan) - Gelas Tidak Boleh Penuh:
Simbol bahwa manusia tak boleh serakah
“Minuman setelah ketupat ibarat pemaafan setelah mengakui kesalahan – menyempurnakan yang kurang.” (res)














