Pendidikan

MPLS 2025/2026 di Surabaya Dipuji Humanis dan Inklusif, Orang Tua Aktif Bergotong Royong

936
×

MPLS 2025/2026 di Surabaya Dipuji Humanis dan Inklusif, Orang Tua Aktif Bergotong Royong

Sebarkan artikel ini

“MPLS di Kota Surabaya adalah lebih dari sekadar seremoni, karena MPLS tahun ini mencerminkan pendekatan pendidikan yang berpijak pada growth mindset (pola pikir bertumbuh). Anak tidak dipandang sebagai makhluk pasif yang hanya menerima ilmu, tetapi sebagai individu yang bisa berkembang, belajar dari kesalahan, dan tumbuh melalui tantangan. MPLS yang humanis dan inklusif memberikan pesan sejak awal, bahwa setiap anak punya potensi, dan setiap potensi bisa diasah, bukan dibatasi oleh label pintar atau tidak pintar,” terangnya.

Melalui pemahaman belajar growth mindset, ia menambahkan, juga memberikan ruang bagi guru dan orang tua untuk melihat pendidikan sebagai proses panjang yang butuh dukungan, namun bukan tekanan. Dengan menyambut hari pertama sekolah secara kolaboratif, dapat menanamkan keyakinan bahwa anak-anak boleh gagal, boleh takut, tapi tidak boleh menyerah. “Mereka perlu tahu bahwa sekolah adalah tempat aman untuk belajar, bukan hanya untuk menguasai pelajaran, tetapi untuk tumbuh sebagai manusia,” imbuhnya.

Maka dari itu, Pemerhati Pendidikan Anak itu berharap, MPLS di Surabaya bisa menjadi contoh baik bagaimana kebijakan, nilai-nilai pendidikan, dan peran komunitas dapat berpadu dalam satu semangat membangun generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tapi juga tangguh dan percaya diri.

“Pendidikan sejati bukan tentang siapa yang tercepat sampai di garis akhir, tetapi siapa yang tidak berhenti bertumbuh. Karena masa depan bukan hanya dibentuk oleh kurikulum dan buku teks, tapi juga oleh pelukan orang tua di pagi hari, doa dari guru yang tulus, dan lingkungan sekolah yang memanusiakan anak-anak kita,” tandasnya. (Res)

Baca Juga:  5 Hal Penting yang Perlu Disiapkan Setelah MPLS 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *