Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Politik Kita

Tingkatkan Keterbukaan Informasi, Pemkot Surabaya Gelar Bimtek Pengaduan Wargaku

511
×

Tingkatkan Keterbukaan Informasi, Pemkot Surabaya Gelar Bimtek Pengaduan Wargaku

Sebarkan artikel ini

“Karena tugas Bapak-Ibu memberikan respons, kemudian menjelaskan (informasi). Soal mereka (pelapor) membaca atau tidak, itu nanti soal cerita lain. Kemudian menjadikan keluhan dan masukan itu sebagai landasan pembangunan,” kata Maria.

Ia juga menambahkan bahwa terlalu sering menggunakan gadget saat bekerja dapat memengaruhi daya ingat. “Ketika daya ingat menurun, juga memengaruhi kinerja kita sebagai frontliner. Misalnya ada laporan, mau klik laporan tersebut kemudian lupa, sehingga tidak tuntas dan akhirnya tidak fokus,” tambahnya.

Maria berharap agar seluruh operator layanan publik di lingkungan Pemkot Surabaya tidak menggunakan gadget selama bekerja, demi fokus dan peningkatan kualitas dalam menerima serta menyampaikan laporan masyarakat.

Selain itu, ia juga berharap Pemkot Surabaya melalui Diskominfo dapat memberikan reward kepada staf operator layanan publik teladan. Penilaian ini bisa diukur dari tingkat kepuasan masyarakat setelah mendapatkan layanan informasi. “Nanti nama operator itu bisa menggunakan nama inisial, nah satu orang (staf) itu mendapatkan berapa kali menangani warga, kemudian dinilai. Nah nanti bisa di-trace, warga ini paling senang dilayani oleh siapa. Jadi, ayo kita perbaiki sistem layanan di Kota Surabaya,” pungkasnya. (Res)

Baca Juga:  Antrean Adminduk di MPP Siola Surabaya Kini Tinggal 400 Orang per Hari
Example 120x600
Wali Kota Eri Cahyadi Bersama jajaran OPD saat meninjau gedung eks Hi tech mall
Indeks

Revitalisasi eks Hi-Tech Mal kini kembali dipacu, dengan target dan janji baru yang disusun rapi. Publik pun menanti, apakah kali ini proyek tersebut benar-benar bertransformasi menjadi ruang hidup baru kota atau kembali berhenti di tahap finishing dan harapan. Baca Selengkapnya: