ketika.id – Surabaya, sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia, memiliki sejarah panjang dalam kepemimpinannya. Sejak era kolonial Belanda hingga saat ini, Kota Pahlawan ini telah dipimpin oleh 24 wali kota definitif, dengan beberapa di antaranya juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas atau penjabat sementara.
Menariknya, enam di antaranya adalah warga negara Belanda yang menjabat saat Surabaya masih dikenal sebagai Burgemeester Soerabaia.
Era Kolonial Belanda (Burgemeester Soerabaia)
Periode awal kepemimpinan di Surabaya dimulai pada masa penjajahan Belanda. Wali Kota pertama, Mr. A. Meyroos, seorang warga negara Belanda, menjabat dari 21 Agustus 1916 hingga 1920. Setelahnya, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh beberapa tokoh Belanda lainnya:














