Example 325x300
Indeks

Wali Kota Surabaya dari Masa ke Masa, Ada yang Diabadikan Menjadi Nama Jalan di Sekitar Balai Kota

1693
×

Wali Kota Surabaya dari Masa ke Masa, Ada yang Diabadikan Menjadi Nama Jalan di Sekitar Balai Kota

Sebarkan artikel ini
  • Ir. G.J. Dijkerman (1920-1926)
  • Mr. H.I. Bussemaker (1926-1932)
  • Mr. G.J. Ter Poorter (1932-1936)
  • Mr. W.H. Van Helsdingen (1936-Januari 1942)
  • Mr. W.A.H. Fucher (Februari 1942-September 1942)

Masa Transisi dan Pendudukan Jepang

Pergantian kepemimpinan penting terjadi pada Februari 1942, ketika Belanda meninggalkan Soerabaia. Saat itu, Radjamin Nasution menjadi warga pribumi Indonesia pertama yang menjabat sebagai pelaksana jabatan Wali Kota Surabaya, memimpin dari Februari 1942 hingga September 1942.

Bersamaan dengan masuknya Jepang, Takashi Ichiro menjabat sebagai Wali Kota mulai Februari 1942 hingga 17 Agustus 1945, dengan Radjamin Nasution sebagai asistennya (kini setara Wakil Wali Kota).

Era Kemerdekaan Indonesia

Setelah kekalahan Jepang, Takashi Ichiro menyerahkan jabatannya sepenuhnya kepada Radjamin Nasution tepat pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Radjamin pun mencatat sejarah sebagai Wali Kota Surabaya pertama di era kemerdekaan, meskipun masa jabatannya cukup singkat, hanya 11 hari hingga 28 Agustus 1945.

Sejak saat itu, Surabaya terus dipimpin oleh putra-putri terbaik bangsa, yang berjasa dalam membangun dan memajukan kota:

Baca Juga:  Pemkot Gaspol Bentuk Koperasi di Kelurahan, Target Rampung Sebelum Hari Koperasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *