Ketika.id – Pernah nggak sih kamu merasa khawatir saat melihat banyak helai rambut berguguran di lantai kamar, bantal, atau saat menyisir? Rambut rontok memang bikin insecure, apalagi kalau kamu masih muda. Rasanya kok nggak wajar, ya? Padahal, kerontokan rambut adalah hal yang sangat umum dialami banyak orang, dan seringkali ada penyebab spesifik di baliknya.
Tentu saja, wajar jika sehari-hari ada sekitar 50 hingga 100 helai rambut yang rontok sebagai bagian dari siklus pertumbuhan. Namun, jika jumlahnya sudah berlebihan atau terjadi penipisan yang terlihat jelas, ini saatnya kamu mencari tahu akar permasalahannya. Yuk, kita bedah tuntas lima alasan utama kenapa rambutmu gampang rontok agar kamu bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat!
1. Stres Fisik dan Emosional yang Berlebihan
Di antara kita, siapa sih yang nggak pernah stres? Sayangnya, tekanan hidup yang tinggi, baik itu stres karena tugas kuliah menumpuk, masalah pribadi, atau bahkan stres fisik akibat diet ekstrem atau sakit parah, bisa memicu kondisi yang disebut telogen effluvium.
Saat tubuh mengalami stres berat, sejumlah besar folikel rambut ‘dipaksa’ masuk ke fase istirahat (telogen). Beberapa bulan setelah pemicu stres berlalu, rambut-rambut ini akan rontok dalam jumlah besar. Ini adalah respons sementara, dan biasanya rambut akan tumbuh kembali setelah stres mereda, namun intensitas kerontokan saat stres memang sering kali mengejutkan.
2. Perubahan Hormon yang Fluktuatif
Perubahan hormon adalah pendorong besar di balik banyak hal yang terjadi pada tubuh, termasuk kesehatan rambut. Fluktuasi hormon bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti masa kehamilan dan pascamelahirkan, gangguan tiroid (baik hipotiroid maupun hipertiroid), hingga Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) pada wanita.














