3. Cium Aromanya
Jahe segar memiliki aroma yang khas, harum, dan sedikit pedas. Semakin kuat aromanya, biasanya semakin segar jahe tersebut. Jika aroma jahe sudah mulai berkurang atau bahkan tidak tercium, kemungkinan besar jahe tersebut sudah tidak layak konsumsi.
4. Perhatikan Bentuknya
Pilih jahe yang bentuknya utuh, tidak pecah, atau memiliki bagian yang rusak. Jahe yang bentuknya sempurna biasanya lebih segar dan tidak mudah busuk. Hindari jahe yang memiliki banyak cabang atau tunas, karena bagian tersebut cenderung lebih berserat dan kurang empuk.
5. Perhatikan Ukuran dan Umur
Jahe yang terlalu muda biasanya berukuran kecil dan kurang beraroma. Sebaliknya, jahe yang terlalu tua cenderung berserat dan kurang empuk. Pilihlah jahe dengan ukuran sedang dan tidak terlalu tua atau terlalu muda.














