Ketika.id – Emotional eating atau makan karena emosi adalah kondisi ketika seseorang menggunakan makanan sebagai cara untuk mengatasi atau menekan emosi negatif, seperti stres, kecemasan, kesedihan, atau kebosanan. Kondisi ini umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja. Namun, jika tidak diatasi, emotional eating dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.
Apa itu Emotional Eating?
Emotional eating berbeda dengan makan karena lapar fisik. Ketika lapar fisik, perut terasa keroncongan dan butuh diisi. Sementara itu, emotional eating didorong oleh emosi yang tidak nyaman. Makanan digunakan sebagai “pelarian” atau “hiburan” sesaat untuk melupakan masalah atau perasaan yang tidak enak.














