3. Lakukan Peregangan Punggung Sebelum dan Setelah Mendaki
Peregangan adalah kunci untuk melenturkan otot dan sendi yang kaku. Sebelum memulai pendakian, luangkan waktu 5-10 menit untuk melakukan peregangan ringan pada otot punggung, paha, dan betis. Gerakan seperti cat-cow pose atau child’s pose sangat efektif. Setelah sampai di basecamp atau selesai mendaki, lakukan peregangan yang sama untuk membantu pemulihan otot dan mencegah nyeri yang muncul keesokan harinya.
4. Jaga Postur Tubuh Saat Berjalan
Postur tubuh yang baik sangat penting saat membawa beban. Usahakan untuk berjalan tegak dengan bahu ditarik ke belakang dan perut sedikit dikencangkan. Hindari membungkuk ke depan atau mencondongkan tubuh ke belakang. Berjalan dengan langkah yang stabil dan ritmis juga bisa membantu mendistribusikan beban secara merata, mengurangi beban berlebih pada punggung bagian bawah.
5. Manfaatkan Trekking Pole untuk Keseimbangan
Menggunakan trekking pole bukan hanya membantu menjaga keseimbangan, tetapi juga mengurangi beban yang diterima oleh lutut dan punggung. Trekking pole akan mendistribusikan sebagian berat badan dan beban carrier ke tangan dan lengan, sehingga tekanan pada punggung bisa berkurang. Ini sangat berguna terutama saat menuruni jalur yang curam atau berbatu.














