Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
GenZeta

5 Alasan Kenapa Imun Tubuhmu Sering Drop Saat Cuaca Dingin

398
×

5 Alasan Kenapa Imun Tubuhmu Sering Drop Saat Cuaca Dingin

Sebarkan artikel ini

Ketika.id – Pernah nggak sih ngerasa paling rentan sakit saat musim dingin atau ketika hujan turun terus-terusan? Satu orang di sekitar kita bersin, besoknya kita ikutan tumbang. Fenomena ini bukan mitos belaka, lho. Ada alasan ilmiah yang kuat kenapa daya tahan tubuh kita seringkali ‘loyo’ saat suhu lingkungan menurun drastis.

Musim dingin memang membawa suasana yang syahdu dan nyaman buat binge-watching di kasur, tapi di sisi lain, musim ini juga membawa tantangan besar bagi sistem imun kita. Kalau kamu penasaran kenapa tubuhmu jadi gampang kena flu, batuk, atau demam saat cuaca dingin, yuk kita bongkar lima penyebab utama kenapa daya tahan tubuh menurun di musim dingin.

1. Udara Kering Mengganggu Barikade Pernapasan
Saat udara menjadi dingin, kelembapannya juga cenderung menurun, menjadi sangat kering. Udara kering ini punya efek langsung pada pertahanan pertama tubuhmu, yaitu selaput lendir (mukosa) di hidung dan tenggorokan. Selaput lendir berfungsi sebagai filter alami yang menangkap kuman, virus, dan debu sebelum masuk lebih jauh ke paru-paru.

Ketika udara sangat kering, selaput lendir ini juga ikut mengering dan retak. Kerusakan pada lapisan pelindung ini membuat virus flu (terutama Rhinovirus dan Influenza) lebih mudah menembus masuk ke dalam tubuh. Ibaratnya, benteng pertahanan paling depan kita jadi rapuh dan bocor, sehingga serangan virus lebih gampang berhasil.

Baca Juga:  Gak Mau Dompet Nangis? Ini Strategi Jitu Pakai Paylater Biar Gak Boncos

2. Kurangnya Sinar Matahari Memangkas Produksi Vitamin D
Salah satu komponen terpenting bagi sistem kekebalan tubuh adalah Vitamin D, dan sumber utamanya adalah sinar matahari. Di musim dingin, durasi siang hari lebih pendek, cuaca sering mendung, dan kita cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan.

Example 120x600