Ketika.id – Menikmati segelas iced latte atau makan pizza dengan keju melimpah memang terdengar seperti rencana akhir pekan yang sempurna. Namun, bagi sebagian orang, momen makan enak ini bisa berubah jadi drama perut melilit yang bikin nggak nyaman. Sensasi begah, kembung, sampai harus bolak-balik ke kamar mandi sering kali menjadi pertanda bahwa tubuh sedang melakukan “demo” terhadap asupan susu yang baru saja masuk.
Kondisi ini dikenal dengan istilah intoleransi laktosa, sebuah fenomena kesehatan yang ternyata sangat umum dialami oleh orang dewasa, terutama di wilayah Asia. Bukan berarti tubuh kamu sedang sakit parah, tapi ada mekanisme biologis yang sedang bekerja di baliknya. Biar nggak bingung lagi kenapa perut sering bereaksi aneh, yuk simak lima alasan utama kenapa orang bisa intoleran terhadap laktosa berikut ini.
1. Kurangnya Produksi Enzim Laktase dalam Tubuh
Penyebab paling mendasar dari kondisi ini adalah rendahnya kadar enzim bernama laktase di dalam usus kecil. Secara alami, laktase bertugas memecah laktosa—gula alami dalam susu—menjadi glukosa dan galaktosa agar bisa diserap ke dalam aliran darah. Ketika enzim ini jumlahnya terlalu sedikit, laktosa yang tidak tercerna akan langsung meluncur ke usus besar. Di sana, bakteri akan memfermentasi gula tersebut, yang akhirnya memicu gas berlebih dan rasa mulas yang luar biasa.














