4. Ubah Definisi Sukses dan Kebahagiaan Versi Kamu Sendiri
Tekanan gaya hidup mewah lahir dari definisi sukses yang seragam: punya banyak uang, travelling ke mana-mana, dan barang bermerek. Saatnya Gen Z mendefinisikan ulang apa arti sukses dan bahagia bagi diri sendiri, di luar narasi media sosial.
Fokus pada pencapaian non-materi. Mungkin sukses bagimu adalah lulus kuliah tanpa utang, memiliki lingkungan pertemanan yang suportif, atau berhasil menjalani side hustle yang kamu sukai. Ketika kamu menetapkan nilai-nilai pribadi di atas nilai-nilai yang dipaksakan media sosial, kamu akan secara alami mengurangi keinginan untuk pamer (flexing). Kebahagiaan sejati ada di momen nyata, bukan di likes dan comment section.
Memang tidak mudah untuk melepaskan diri dari hiruk pikuk media sosial, apalagi Gen Z tumbuh besar dengan platform tersebut. Namun, ingatlah bahwa nilai diri kamu tidak diukur dari seberapa mahal outfit atau destinasi liburanmu. Kebebasan finansial dan kesehatan mental jauh lebih berharga daripada followers yang terkesan sesaat.
(Res)














