ketika.id – Rencana Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya yang bakal mengajukan dana pinjaman untuk melanjutkan pembiayaan terhadap pembangunan proyek strategis mendapat respon positif dari DPRD Kota Surabaya. Pinjaman yang ditaksir mencapai Rp 4 triliun itu akan digunakan untuk proyek fisik seperti JLLB dan JLLT.
Wakil ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni menagatakan bahwa walikota tengah berupaya untuk mencari sumber pembiayaan di luar APBD agar proyek strategis bisa berjalan. Langkah itu dengan mengajukan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Menurut kami upaya walikota untuk mencari sumber pembiayaan agar proyek yang sudah lama dinantikan masyarakat realisasinya itu, menurut kami langkah tepat. Agar tidak mengurangi anggaran pengentasan kemiskinan dan anggaran sosial lain,” kata Thoni.
Thoni mengatakan jika ketua-ketua parpol juga sudah mendapat gambaran jelas dari Walikota Surabaya Eri Cahyadi. Bagaimana skema pinjaman dan pembayarannya. Dimana nantinya pembiayaan itu dibayar dengan cara mencicil dari APBD Surabaya.














