“Tujuannya biar pengunjung yang mabuk punya waktu buat sober sebelum pulang. Kalau beli alkohol terus sampai RHU mau tutup, ya jelas mereka pulang dalam keadaan mabuk. Bahaya banget, kan,” tambahnya.
DPRD juga mengusulkan kehadiran tenaga kesehatan di tiap RHU. Fathoni bilang, tenaga medis ini bakal siap menangani situasi darurat, termasuk ngecek kadar alkohol pengunjung sebelum mereka pulang. Langkah ini dianggap penting buat memastikan pengunjung gak langsung nyetir dalam kondisi gak sadar.
Selain itu, layanan valet juga jadi sorotan. Fathoni usul agar RHU menyediakan jasa antar bagi pengunjung yang masih mabuk. Biayanya ditanggung oleh RHU, sehingga pengunjung bisa pulang dengan aman tanpa risiko di jalan.














