Toxic Positivity yang Bikin Jengah
Istilah good vibes only terkadang jadi bumerang. Di media sosial, semua orang dipaksa untuk selalu optimis dan produktif menyambut tahun baru. Padahal, realitas hidup nggak selalu seindah filter Instagram. Kelelahan ini muncul karena Gen Z mulai menyadari bahwa memaksa diri untuk selalu bahagia dan punya target ambisius di tengah kondisi dunia yang lagi nggak menentu itu sangat melelahkan. Kita mulai lebih menghargai kejujuran emosional daripada harus pura-pura punya semangat membara setiap tanggal satu Januari.
Sadar Kalau Perubahan Nggak Harus Nunggu Kalender
Anak muda zaman sekarang makin kritis soal konsep waktu. Banyak yang mulai paham kalau untuk berubah jadi lebih baik, kita nggak perlu nunggu kembang api meletus di langit. Motivasi yang cuma muncul setahun sekali biasanya bakal cepat redup dalam hitungan minggu. Kesadaran bahwa self-improvement adalah proses harian yang sunyi dan nggak perlu divalidasi lewat likes atau comment membuat tren resolusi publik jadi kehilangan pesonanya. Melakukan perubahan kecil secara konsisten jauh lebih dihargai daripada janji besar yang cuma bertahan di caption foto.













